Sudah 29 ODP Covid-19 di Bolmong, Pengawasan Warga Dari Luar Daerah Diperketat

0
59

BOLMONG,DETOTABUAN.COM Hingga saat ini, upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow (Bomlong).

Kepala Dinkes Bolmong Erman Paputungan mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap orang-orang yang baru kembali dari luar daerah yang sudah ada kasus positif Covid-19.

Di Bolmong sendiri belum ada yang positif Covid-19 ini, demikian juga dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun, Orang Dalam Pemantauan (ODP) teridentifikasi sudah sebanyak 29 orang. Menurutnya, semua warga yang baru saja kembali dari luar daerah atau dari perantauan akan langsung dikategorikan ke dalam ODP.

“Baru-baru ini ada empat warga di Desa Pangi, Kecamatan Sangtombolang yang kembali dari perantauan langsung kami datangi, tiga warga yang baru kembali dari Thailand juga sudah masuk ODP.  Begitu juga, anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang kembali dari Jakarta, semua masuk ODP,” ungkap Erman, Kamis (26/03/2020).

Kesemua warga tersebut kata dia, sudah diinstruksikan untuk mengisolasi diri. Pihaknya sudah perintahkan untuk mengisolasi diri sendiri selama 14 hari di rumah, dan selalu menjaga jarak dengan anggota keluarga atau orang lain. “Social distancing dan phisical distancing, kami minta untuk mereka terapkan dengan sebenarnya. Selain itu, tim medis kita akan selalu mengecek dan mengevaluasi perkembangan mereka,” tuturnya.

Lajutnya, warga Bolmong yang baru bepergian ke luar daerah yang sudah ada positif Covid-19 walau tidak menunjukhan gejala apapun akan masuk ODP. “Mereka akan terus dipantau, kalau selama masa isolasi di rumah ada perubahan, atau menunjukan gejala sakit, statusnya akan naik jadi PDP,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua BKMT Bolmong Ulfa Paputungan mengaku, melakukan karantina mandiri setelah kembali dari Jakarta. “Kami juga diperiksa dan semua negatif. Hanya karantina mandiri 14 hari lamanya,” kata Ulfa yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bolmong. (Ind)