Tingkatkan Kualitas, Dinas PUPR Bolmong Gelar Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

0
42

BOLMONG,DETOTABUAN.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bekerja sama dengan Balai Jasa Kontruksi Wilayah VI Makassar, menggelar uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi.

Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Bappeda Bolmong, Rabu (12/08/2020). Menurut Kepala Bidang Bina Marga dan Bina Konstruksi Ruslan Dotulong ST, kegiatan ini pertama kali digelar di Bolmong.

“Bagi peserta tenaga kerja konstruksi yang ikut dalam kegiatan ini, sangat beruntung sebab akan mendapatkan pengarahan dari pemateri dari Balai Jasa konstruksi wilayah VI Makassar, dan akan menerima sertifikat lolos uji sertifikasi,” kata Ruslan.

Kegiatan uji sertifikasi ini kata Ruslan akan terus dilakukan kedepannya. Ini untuk menghadapi gagasan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, tentang Kawasan Industri Mongondow (Kimong).

“Jadi, dengan adanya kegiatan uji sertifikasi tentu yang dibutuhkan kualitas tenaga kerja. Keuntungannya sangat mudah masuk ke perusahaan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya tidak ingin menjadi penonton dinegeri sendiri, bila Kimong akan mulai jalan di Bolmong.

“Bila kualitas tenaga kerja dan integritas baik maka saya yakin daerah lain pun akan sendirinya butuh tenaga kita,” ujar Ruslan.

Lanjutnya, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sekitar 20 orang dari tenaga tukang di Bolmong.

“Mereka sebelum menerima materi dan praktek di bangunan, dilakukan rapid test dari kesehatan. Jadi kegiatannya dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19,” tutur Ruslan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Chany Wayong, dalam sambutanya, menyambut baik pelaksanaan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi yang diadakan oleh Kementrian PUPR yang bekerja sama dengan Pemkab Bolmong tersebut.

“Untuk Bolmong masih zna hijau terkait Covid-19 sehingga masih aman jika dilakukan kegiatan seperti saat ini. Terpenting kita ikuti protokol Kesehatan,” terang dia.

Dirinya berharap kepada peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sebab kegiatan kali pertama digelar dan kesempatan sangat langkah.

“Peserta saat ini sangat beruntung karena dipilih ikut serta dalam kegiatan yang sangat luar biasa ini,” kata Chany.

Selain itu, dengan perkembangan teknologi saat ini, tentu peserta dituntut untuk mengikuti kemajuan zaman. Apalagi dengan semakin tinggi teknologi pasti seiring dengan standar yang harus dicapai.

“Jika peserta penuhi standar tersebut saya yakin peserta nanyinya akan mampu bersaing dengan tenaga kerja Konstruksi dari daerah lainnya. Bahkan dari negara lain, karena uji sertifikasi merupakan hal mendasar yang harus dimiliki oleh tenaga tukang,” kata Chany.

Untuk itu, Chany Berharap, kepada peserta kualitas dan profesioanl serta integritas dasar utama dalam pembangunan di Indonesia terutama di Bolmong.

“Jika baik maka bisa saja dilirik daerah lain, atau bisa saja jasa lain, karena pekerjaan kalian dianggap baik,” ucap dia.

Ia meminta agar para peserta dapat lulus dengan baik dan mendapatkan sertifikat sebagai standar dasar dari tenaga kerja kontruksi.

“Sertifikat yang akan diberikan sesuai keahlian masing-masing, jika ahli diperpipaan tentu sertifikat tentang itu, begitu juga kontruksi,” tutupnya.

Diketahui, pengujinya dari Balai Jasa Kontruksi Wilayah VI Makassar. (Ind)