Detotabuan.com,SULUT – Kunjungan kerja Jaksa Agung Republik Indonesia ke Sulawesi Utara disambut langsung oleh jajaran pemerintah daerah. Kehadiran pimpinan lembaga penegak hukum tertinggi di Tanah Air itu dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mendukung pembangunan daerah yang transparan dan akuntabel.
Gubernur Yulius Selvanus Komaling bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kedatangan ST. Burhanuddin di ruang VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (23/2/2026). Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menandai pentingnya hubungan kelembagaan antara pemerintah provinsi dan aparat penegak hukum.
Menurut Gubernur, kunjungan pimpinan Kejaksaan Agung Republik Indonesia ke Sulawesi Utara bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari penguatan koordinasi dalam menjaga stabilitas pembangunan dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Ini momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan negara. Tujuannya jelas, menciptakan keamanan, ketertiban, dan keadilan yang merata bagi seluruh masyarakat,” ujar gubernur kepada wartawan usai penyambutan.
Ia menegaskan, pemerintah provinsi menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Menurutnya, penguatan kolaborasi dengan aparat penegak hukum menjadi langkah strategis untuk mencegah potensi persoalan hukum sejak dini, khususnya dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan. Pendampingan hukum dinilai penting agar setiap kebijakan dan program strategis berjalan sesuai aturan.
“Jika diperlukan, akan ada pendampingan hukum terhadap proyek-proyek strategis. Ini untuk mencegah potensi masalah sejak awal dan memberikan rasa aman bagi penyelenggara pemerintahan,” jelasnya.
Selama berada di provinsi tersebut, Jaksa Agung dijadwalkan melakukan sejumlah agenda penting, termasuk pertemuan dengan jajaran kejaksaan tinggi setempat. Pertemuan itu bertujuan memperkuat koordinasi lintas lembaga serta membahas berbagai program strategis, terutama yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan pengawasan pembangunan.
Tak hanya itu, kunjungan ini juga mencakup peninjauan sejumlah program prioritas daerah yang membutuhkan dukungan pendampingan hukum. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai prinsip good governance.
Pemerintah provinsi berharap kunjungan kerja ini semakin mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan institusi kejaksaan. Kolaborasi yang kuat diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.
Gubernur pun menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian agenda berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Selamat datang dan semoga kunjungan kerja ini berjalan baik serta semakin memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Kunjungan pimpinan lembaga penegak hukum nasional ke daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan tata kelola pemerintahan dan pengawasan pembangunan kini semakin menjadi prioritas bersama. (HK)







