Optimalkan Kerjasama Penerbangan Manado – Narita, ISEI Gelar Seminar Bersama BI

0
158

Detotabuan.com,MANADO – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Manado bekerjasama dengan Bank Indonesia menggelar seminar yang digelar Kamis 21 Desember 2023.

Seminar tentang Proyeksi Ekonomi Nasional dan Sulut 2024 mengangkat tema Optimalisasi Kerjasama Penerbangan Langsung Bandara Sam Ratulangi Manado dan Bandara Narita Tokyo Jepang, dengan menghadirkan 5 Narasumber diantaranya Ekonom Fakultas Ekonomi Unsrat Prof. Dr. Paulus Kindangen, Kepala BI Andry Prasmoko, Ekonom FE Unsrat Dr. Oddy Rotinsulu, Guru Besar Pariwisata Prof Betlagarens dengan moderator Dr.Joy Elly Tulung, S.E, M.Si selalu Ketua ISEI Cabang Manado.

Dalam pemaparannya, Paulus Kindangean terus mengingatkan penegasan Gubernur Sulut Dr (HC) Olly Dondokambey, SE yang juga selalu Ketua Dewan Pembina ISEI terkait sinergitas dan kolaborasi seluruh stake holder untuk membuat Sulut unggul.

“Penegasan pak Gubernur dalam setiap kesempatan ke jajaran OPD, pelaku Ekonomi dan para pelaku  Usaha harus diimplementasikan terutama Instansi Tehnis, karena kunci keberhasilan adalah kerja tim, tidak boleh sendiri- sendiri dalam “Menjual” Sulut ke Pasar dunia,” ujar Kindangen.

Hari ini kata dia, pariwisata menjadi agenda utama dalam Program Pemprov, akan bergulir terus dengan sektor sektor Ekonomi lainnya seperti Eksport langsung Ikan Tuna ke jepang yang hingga kini masih terus disubsidi biaya transportasinya.

Sementara itu, Staf khusus Gubernur Bidang Ekonomi Firasat Mokodompit, SE yang hadir mewakili Gubernur Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE berharap, semua Instansi fertikal dan OPD bisa bersinergi dan lakukan kegiatan terkoordinasi membantu Pelaku Usaha dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi sebagaimana perintah Undang Undang.

“Banyak anggaran pusat yang bisa dialokasikan kedaerah untuk memperkuat UMKM/IKM, terutama perbankan nasional dengan membuka keran KUR pada para pelaku usaha,” tambahnya.

Andry Prasmoko, kepala perwakilan BI Sulut mengungkapkan, bahwa kebijakan KUR itu sepenuhnya menjadi kewenangan Perbankan.

“Kami di BI hanya mengontrol apakah KUR ini jalan dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi sulut, tak dimungkinkan kontribusi UMKM IKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sulut cukup menggembirakan.

“Memang ada perbankan nasional yang kedepankan kehatihatian dalam penyaluran, termasuk cek Slik OJK [ d/A. BI Checking].

Namun terpenting alokasi dana tersebur terealisasi 100 % hingga akhir tahun,” terangnya.

Selain itu lanjut dia, perlu diperhatikan justru apakah KUR ini tepat sasaran, sebab banyak masukan Pelaku Usaha Besar justru memanfaatkan program KUR ini. Walau mungkin sedikit namun jika jumlahnya besar menyerap hak pelaku Ekonomi mikro.

Ditempat yang sama, Kepala Perbendaharaan Ratih Hapsari mengugnkapkan, mereka siap membantu pelaku UMKM/IKM asalkan data base-nya ada, sehingga sasaran programnya tepat.

“Kami siap kok pak untuk bantu UMKM IKM terpenting Data Base nya ada hingga sasaran programnya tepat, tidak itu itu saja yg ikut pelatihan hingga ada kejenuhan dan tidak beri kesempatan orang lain,” tambahnya.

Terpisah, Guru besar Prof. Betlagarens, memberikan apresiasi atas peluang yang sudah diterobos Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

“Ini luar biasa, tinggal bagaimana para agent, pelaku usaha wisata, penyedia fasilitas wisata bisa tingkatkan pelayanan termasuk bahasa, karena orang jepang itu miliki karakter setia pada bangsanya hingga mereka ada kecenderungan tidak mau tau bahasa lain,

Namun kata dia, hal penting bahwa 73% manula/ pensiunan orang jepang miliki aset besar dan merka MINTA DILAYANI DENGAN FASILITAS MEMADAI minimal transportasi, kesehatan dan keamanan,” ujarnya

Diakhir acara, moderator yang juga Ketua ISEI Cabang Manado Dr.Joy Elly Tulung menyimpulkan 3 hal dalam seminar tersebut diantaranya :

1. Terobosan Gubernur membuka Penerbangan langsung Manado – Narita- Manado dan berlanjut ke China perlu diappresiasi rakyat sulut dan semua pihak terutama pelaku Ekonomi dan pelaku usaha.

2. Pergerakan Ekonomi sulut tidak terlepas peran Perbankan dan Instansi Vertikal, dimana semua miliki tugas sukseskan program UMKM IKM di sulut sesuai amanat undang- Undang, ISEI agar Synergikan dan Kolaborasi program lapangan.

3. 2024 adalah tahun politik, kita semua berharap Stabilitas Keamanan dan Kamtibmas terjaga hingga Perekonomian Sulut tetap berjalan normal sesuai harapan Gubernur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala OJK sulut Wilmar Marbun, Dr. Peggy mewakili Bank SulutGo, sejumlah pihak perBANKan, para akademisi Unsrat, Unima dan Politeknik Negeri Manado. (***)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.