Detotabuan.com,SULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling resmi melantik dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut. Pelantikan berlangsung di Hotel Sutan Raja, Kota Kotamobagu, Selasa (10/3/2026).
Dua pejabat yang dilantik yakni Zainudin Saleh Hilian sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Sulut, serta Weldie Ruddy Poli sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat eselon Pemprov Sulut, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Prosesi berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari upaya penguatan struktur birokrasi di lingkup pemerintahan provinsi.
Zainudin sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Sulut.
Dengan pelantikan ini, ia resmi mengemban tugas secara definitif untuk memimpin perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam pengelolaan informasi publik, teknologi digital, hingga sistem persandian daerah.
Sementara itu, Weldie Ruddy Poli dipercaya memimpin Dinas Lingkungan Hidup setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sulut.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, tetapi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan integritas serta memberikan kinerja terbaik tanpa harus menunggu pengawasan dari pimpinan.
“Kerja saja berikan yang terbaik. Kalau sungguh-sungguh, hasilnya akan sejalan dengan berkat Tuhan,” kata Gubernur dalam sambutannya.
Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak hanya diukur dari capaian program kerja, tetapi juga dari sikap, komitmen, serta integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Gubernur juga menyinggung pentingnya nilai spiritualitas dalam menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Ia menggambarkan hal tersebut melalui sebuah perumpamaan sederhana.
“Burung di udara tidak menanam, tetapi selalu diberi makan oleh Tuhan,” ujarnya.
Ia menekankan, bahwa pejabat publik harus bekerja dengan ketulusan serta keyakinan, bahwa setiap kerja keras yang dilakukan akan membawa hasil yang baik.
Lebih lanjut, Gubernur Yulius menyebut kedua dinas yang kini dipimpin pejabat baru memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Diskominfo, menurutnya, menjadi garda terdepan dalam memastikan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Selain itu, dinas tersebut juga berperan dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat keamanan informasi melalui sistem persandian, serta mengelola data statistik daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat cepat. Diskominfo harus mampu menjadi motor penggerak komunikasi publik yang transparan dan edukatif,” ujarnya.
Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Sulawesi Utara.
Ia menilai berbagai isu lingkungan seperti pengelolaan sampah, rehabilitasi hutan, hingga penanganan pencemaran harus ditangani secara serius dan responsif.
Menurut Yulius, penguatan kepemimpinan di kedua instansi tersebut diharapkan mampu meningkatkan koordinasi lintas sektor serta mempercepat implementasi berbagai program pembangunan daerah. (Tio)







