Puluhan Warga Demo Dikantor Bupati

0
431
Sekda Terima Aksi Damai Warga Poigar

BOLMONG,DETOTABUAN.COM –  Aksi demo damai yang dilakukan masyarakat Desa Tiberias Kecamatan Poigar yang menolak aktivitas PT. Melisa Sejahtera di Kantor Bupati Senin (01/08/2016) kemarin berlangsung aman dan tertib. aksi demo tersebut menuntut, agar pemerintah kabupaten bolaang mongondow mencabut ijin PT. Melisa Sejahtera yang beroperasi di Desa Tiberias.

Para pendemo diterima langsung Sekretaris Daerah Drs. Ashari Sugeha, didampingi Asisten adm. Pemerintahan Christofel. T. Kamasaan, Asisten Adm. Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Djek Damopolii, dan instansi teknis diantaranya Kepala Badan Lingkungan Hidup , Kepala Dinas  Pertambangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kehutanan dan perkebunan, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) dan Kepala Badan Kesbang Linmas.

Sekda meminta permakluman kepada warga dimana disaat bersamaan Bupati Bolaang mongondow sedang berada dalam tugas luar daerah dengan agenda kemasyarakatan yang dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Utara,Menurut Ashari  hasil laporan masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat ini akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah Kabupaten Bolaang Mongondow dan akan dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk pengambilan keputusan lebih lanjut.

Disamping itu Pemerintah daerah berjanji segera menindaklanjuti dengan membentuk Tim evaluasi untuk mengidentifikasi pokok permasalahan yang menjadi aspirasi masyarakat.

Ashari menambahkan jika terbukti pihak perusahaan tidak memenuhi persyaratan serta melakukan pelanggaran maka pemerintah daerah tidak segan-segan sesuai dengan ketentuan peraturan akan membekukan bahkan sampai pada proses pencabutan  izin operasional perusahaan.

Sementara itu Abner Patras salah satu warga yang melakukan aksi damai tersebut mengatakan kedatangan mereka ke kantor bupati Bolaang mongondow untuk menuntut agar pemerintah daerah menutup dan menghentikan aktivitas PT. Melisa Sejahtera di Desa Tiberias Kecamatan Poigar .

Menurut Abner sesuai hasil investigasi mereka, pihak perusahaan telah melanggar ketentuan-ketentuan yang diduga kuat telah menyalahi ketentuan yang ada, sehingga kehadiran mereka dikantor bupati untuk menyampaikan aspirasi warga terkait dengan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pihak perusahaan khususnya kepada warga yang dianggap merugikan masyarakat sekitar beroperasinya perusahaan.

Perlu diketahui aksi unjuk rasa damai yang dilakukan kemarin turut di dampingi oleh Firdaus Mokodompit Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat  Laskar Anti Korupsi Indonesia (LSM LAKI) Cabang Bolaang Mongondow  yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi unjuk rasa damai. (Tr-02/Tio)