Detotabuan.com,BAUBAU – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kota Baubau guna membahas kesiapan pasokan serta kelancaran operasional penyaluran bahan bakar minyak (BBM).
Pertemuan yang berlangsung pada Minggu (8/3) tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi Pertamina terhadap potensi peningkatan konsumsi energi selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Dalam pertemuan itu, rombongan Pertamina diterima langsung oleh Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, SE.
Hadir dalam agenda tersebut Sales Branch Manager (SBM) Sultra I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Hafsanjani Arbi, Supervisor II Fuel Terminal Baubau Rian Budi Permana, perwakilan Hiswana Migas DPC IX, serta tim operasional Pertamina.
Dalam kesempatan itu, Pertamina memaparkan kondisi terkini pasokan BBM di wilayah Baubau yang dipastikan berada dalam kondisi aman.
Selain itu, perusahaan energi milik negara tersebut juga menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk menjaga kelancaran distribusi energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.
Sales Branch Manager Sultra I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Hafsanjani Arbi, mengatakan koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan distribusi energi.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan distribusi energi di Kota Baubau. Pertamina juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi stok serta kelancaran penyaluran BBM dari Fuel Terminal hingga ke SPBU,” ujar Hafsanjani.
Menurutnya, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap rantai distribusi energi terus dilakukan secara intensif agar tidak terjadi kendala di lapangan.
Hal ini termasuk memastikan kesiapan infrastruktur penyaluran BBM serta koordinasi dengan seluruh mitra penyalur.
Sementara itu, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan Pertamina.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan penyedia energi sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan BBM di masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Pertamina yang aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Dengan adanya pemantauan dan pengamanan stok yang dilakukan, masyarakat diharapkan tetap tenang karena kebutuhan BBM di Kota Baubau telah dipastikan tersedia,” ujar Yusran.
Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan bagian dari strategi Pertamina dalam memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.
Menurut Lilik, periode Ramadan dan Idul Fitri biasanya diikuti peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat. Karena itu, Pertamina terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, serta para mitra penyalur BBM.
“Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, serta mitra penyalur agar distribusi energi tetap berjalan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap bertransaksi BBM secara wajar sesuai kebutuhan,” kata Lilik.
Ia menegaskan bahwa pasokan energi di wilayah Baubau telah dipersiapkan dengan baik sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama Ramadan hingga Idul Fitri.






