PKL dan Susbalan GP Ansor Sulut Resmi Ditutup

0
20

MANADO,DETOTABUAN.COM – Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) Angkatan ke-II dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) angkatan ke-I Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Utara (Sulut) resmi ditutup Minggu (20/10/2019) kemarin di Ruang Paripurna DPRD Sulut.

Penutupan dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angow, Anggota DPRD sekaligus Ketua PW Ansor Sulut Yusra Alhabsyi SE, jajaran pengurus serta ratusan kader Ansor Banser.

Dalam rangkaian acara penutupan juga digelar deklarasi Rijalul Ansor sebagai sayap Ansor Banser untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua PW Ansor sulut, Yusra Alhabsyi, SE dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Andrei Angow atas kehadiran dan ijin tempat pelaksanaan penutupan kegiatan.

“Kami telah mengkader 2500 orang. Mereka adalah generasi muda terlatih di Sulut dan siap membantu TNI-Polri dalam mempertahankan NKRI, mempertahankan keberagaman di bumi Nyiur Melambai,” jelas Yusra.

Sementara itu, Andrei Angow mengatakan, sangat mendukung kegiatan Ansor Banser.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan, apalagi hubungan kami dengan tokoh NU terjalin dengan baik. Kami bersepakat untuk bersama menjaga idiologi pancasila dan UUD 1945,” ujar Angow.

 

Dia menambahkan, bahaya terbesar untuk NKRI adalah radikalisme.

“Yang paling nampak menangkal radikalisme adalah Nahdlatul Ulama (NU). NU Adalah organisasi Islam terbesar, itu harus diakui,” tambah politisi PDIP ini.

Dalam kesempatan ini, Andrei didaulat menutup seluruh rangkaian kegiatan PKL Banser Ansor.

Selain kader Ansor Banser, turut hadir Pengurus Pusat Ansor dan Instruktur Banser Pusat dan beberapa pengurus wilayah serta Ketua – Ketua Cabang GP Ansor Sesulut.

(Hendri)