Bupati Limi Pimpin Gerakan Igay Mononggoba Bersama Petani Passi Timur

0
19
Penjabat Bupati Bolmong Ir Limi Mokodompit MM panen kentang bersama petani Passi Timur. (Foto: istimewa).

BOLMONG, DETOTABUAN.COM – Penjabat Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir Limi Mokodompit MM, memimpin gerakan ‘Igay mononggoba takin kolano’ untuk penanaman kentang dan batang bawang dalam rangka ketahanan pangan Kabupaten Bolmong, di Desa Sinsingon Bersatu dan Desa Manembo, Kecamatan Passi Timur, jumat (22/7/2022).
Ajakan mari berkebun ini sejalan dengan program gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey. “Marijo Torang Bakobong”

Bupati Limi dalam sambutannya mengatakan, gerakan ‘Igay Mononggoba’ ini merupakan bentuk ajakan sekaligus untuk menjalankan intruksi presiden dalam rangka ketahanan pangan.

Menurutnya, sektor pertanian menjadi strategi dan prioritas utama bagi kemajuan pembangunan di Kabuapaten Bolmong kedepan.

“Beberapa pekan lalu, kami seluruh penjabat Bupati diberikan arahan oleh bapak Presiden RI Joko Widodo agar terus gelorakan gerakan berkebun. Karena, pertanian kedepan diyakini dapat memberikan manfaat yang tidak cukup hanya peningkatan produksi tapi juga meningkatkan pendapatan,” ucap Limi.

Hal ini kata Limi, dilihat saat kondisi pandemi Covid-19. Dari hasil analisa bersama bahwa ternyata ada 3 hal yang tidak mampu diguncang oleh Covid-19 diantaranya sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Salah satunya sektor pertanian. Untuk itu, mari kita tingkatkan dan perkuat ketahanan pangan kita di Bolmong, dimulai dari pemanfaatan lahan tidur,” terang Limi.

 

Pada kesempatan itu, Limi juga menginstruksikan agar para pimpinan OPD memprogramkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya di dataran tinggi untuk peningkatan ekonomi kedepan.

Dirinya meminta kepada para instansi terkait untuk berinovasi membuat kultur jaringan dan disosialisasikan supaya perkembangbiakan tanaman holtikultura semisal kentang dan sebagainya tidak lagi menggunakan umbi melainkan menggunakan rekayasa genetika seperti di daerah-daerah lainnya.

“Contoh seperti di Jawa Barat dan Jawa timur, produksi bibit kentang, wortel dan tanaman holtikultura lainnya sudah melalui kultur jaringan, dan itu tidak susah dan mahal harganya, tetapi bisa menyiapkan benih kentang yang bagus dan dalam jumlah yang banyak dan sudah dipastikan steril dan bebas penyakit,” tandas Limi.

Jelas Limi, Kunjungan tersebut bukan soal ceremonial, tapi kehadiran pemerintah tak lain guna memberikan semangat baru dan harapan baru dan ingin bekerjasama agar supaya pembangunan ekonomi di Bolmong terutama di daerah dataran tinggi ini bisa berjalan dengan baik.

Turut hadir Staf Khusus Gubernur Firasat Mokodompit, Camat Passi Timur, Passi Barat dan Bilalang, serta para Sangadi se-Kecamatan Passi Timur. (Yono).

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.