Gubernur Yulius : Stabilitas, Budaya dan Harmoni Jadi Kunci Kemajuan Sulut

oleh -33 Dilihat
oleh

Detotabuan.com,SULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selfanus Komaling (YSK), mengawali pekan kerja dengan agenda padat yang sarat makna, Senin (12/1/2026).

Sejumlah pertemuan penting ia jalani, mulai dari urusan pemerintahan daerah, penguatan budaya, hingga pengokohan nilai persatuan lintas elemen masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi cerminan arah kepemimpinan YSK yang menitikberatkan pada stabilitas daerah, pelestarian budaya, serta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan.

Agenda pertama, Gubernur menerima kunjungan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Dalam pertemuan itu, YSK mengaku senang mendengar laporan kondisi daerah yang tetap kondusif.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan sosial merupakan modal utama dalam menggerakkan roda pembangunan.

Baca Juga :  Dijemput Tatong dan Yasti, Chairul Tanjung Bakal Bangun Mall di Kotamobagu

“Situasi yang aman dan damai adalah fondasi penting bagi kemajuan daerah. Tanpa itu, program sebaik apa pun tidak akan berjalan maksimal,” ujar YSK.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulut akan terus memberikan dukungan terhadap kabupaten/kota yang menjaga iklim kondusif, demi mempercepat pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Usai menerima laporan dari Boltara, YSK melanjutkan agenda dengan menyambut kedatangan Zaitun Voice Bitung.

Kelompok ini dikenal luas setelah menjadi finalis Indonesian Got Talent 2023, membawa seni Masamper ke panggung nasional.

Gubernur memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mereka dalam mempromosikan budaya Sulut.

Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya kebanggaan bagi Bitung, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

Baca Juga :  Bukan Tarkam, Aksi Blokade Jalan Trans Warga Dumoga Karena Mereka Protes

“Mereka telah membuktikan bahwa seni tradisional kita mampu bersaing dan mendapat tempat di tingkat nasional,” katanya.

YSK juga menyampaikan antusiasmenya menantikan penampilan Zaitun Voice dalam pesta adat Tulude di Kabupaten Sangihe pada akhir Januari mendatang.

Ia menilai momentum itu akan semakin memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mempererat rasa kebersamaan.

Agenda berikutnya, Gubernur menerima kunjungan Ketua BPMS GMIM beserta rombongan. Dalam pertemuan tersebut, YSK menekankan pentingnya peran lembaga keagamaan sebagai mitra strategis pemerintah.

Ia berharap GMIM terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berlandaskan nilai iman, kasih, dan persatuan. Bagi YSK, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembentukan karakter dan keharmonisan sosial.

Baca Juga :  Tambah Libur, ASN Pemkot Bisa Kena Sanksi

“Sinergi pemerintah dan lembaga keagamaan adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera secara lahir dan batin,” ucapnya.

Menutup rangkaian kegiatan, YSK menghadiri acara Natal bersama Kodam XIII/Merdeka. Kehadirannya menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan di Sulut.

Acara tersebut tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi antar komponen bangsa. Gubernur menilai suasana harmonis yang tercipta selama ini harus terus dijaga sebagai kekuatan utama daerah.

“Sulawesi Utara dikenal sebagai daerah yang rukun dan damai. Ini harus kita rawat bersama,” katanya.

(HK)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.