Hadapi Kucuran Anggaran Pusat, Salihi Turunkan Stategi Jitu

0
341
Lima Dokter Ahli Datoe Binangkang Terima Kendis Baru
Salihi Mokodongan

BOLMONG,DETOTABUAN.COM-Pola Jemput Bola ! inilah strategi Bupati Bolaang Mongondow, Salihi Mokodongan dalam menghadapi berbagai program pemerintah. Kucuran anggaran APBN di harapkan bisa dimaksimalkan semua SKPD lewat strategi tersebut.

“Strategi Jemput Bola harus dilakukan dalam menghadapi kucuran dana pusat yang besar. Tidak perlu menungg, mengingat program pada tahun ini sangat banyak” Ujar Salihi

Bagi Salihi, seperti yang di katakan Presiden RI, Ir Hi Joko Widodo terhadap semua kementrian, supaya serapan anggaran Minimal 30%.

“Ini adalah peluang atau kesempatan yang sangat baik untuk melobi anggaran. jadi SKPD jangan hanya diam saja dan segera ke pusat  untuk melakukan lobi anggaran,” Terang Bupati

Selain itu Salihi juga memberikan penghargaan terhadap BPBD serta Dispertanak yang berhasil melobi anggaran dari pusat yang sangat besar dari Pusat.

“Untuk BPBD dan Dispertanak saya beri apresiasi dan benyak terima kasih karena bisa mendatangkan kucuran anggaran yang besar bagi Bolmong” Ujar Salihi

Perlu diketahui, untuk dana yang tertata di buku Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bolmong tahun anggaran 2016 ini sebesar Rp 1 triliun lebih. Olehnya, Bupati Hi Salihi Mokodonga, sangat mengharapkan adanya inovativ dari para pimpinan SKPD untuk bagaimana bisa menambahkan anggaran masuk ke Pemkab Bolmong. “Daerah kita masih banyak yang harus dibangun baik itu dibidang infrastruktur, sehingga pembangunan di Kabupaten Bolmong maju pesat,” tukasnya.

Informasi yang diperoleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bolmong tahun anggaran 2016 ini sebesar Rp 1 triliun lebih. Olehnya, Bupati Hi Salihi Mokodonga, sangat mengharapkan adanya inovativ dari para pimpinan SKPD untuk bagaimana bisa menambahkan anggaran masuk ke Pemkab Bolmong(*)

Editor : Octav Singal

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.