Penjabat Bupati Gilir OPD Persentase  Realisasi Program APBN dan APBD Bolmong 2022

0
129
Nampak, PLT Kadis Ketapang Persentase Realisasi program semester 1 dihadapan penjabat Bupati Bolmong Ir Limi Mokodompit. (Foto: istimewa).

BOLMONG, DETOTABUAN.COM – Penjabat Bupati Bolmong Ir Limi Mokodompit MM, membuka rapat evaluasi dan pengawasan realisasi APBN dan APBD semester 1 tahun anggaran 2022. Diselenggarakan ruangan rapat lantai dua  kantor Bupati, Kamis, (02/6/2022).

Turut didampingi, sekretaris daerah Tahlis Gallang, asisten 3 Ashari Sugeha, dan seluruh Pimpinan organisasi perangkat daerah dan kasubag program OPD.

Limi dalam arahannya, mengatakan dari profil APBD Bolmong banyak mengharapkan dari sumber – sumber dari APBN. Nah, ini dari sisi pengelolaan keuangan sangat rentan.

“Hari ini kita mengevaluasi baik yang bersumber dari APBN dan APBD. Jadi esensinya agar saya bisa tau kita mulai dari mana dan kilo meter mana kita sudah berjalan,” katanya.

Kemarin, kata Limi dia sudah lakukan rapat dengan OPD yang kelola dana DAK, untuk saat ini sudah masuk pada triwulan ke dua. Untuk schedule dan pencairan dana transfer DAK itu ada persentasenya dan schedulenya.

“Jadi jika terlambat kita kelola, dan terlambat jalan itu akan berimbas pada Transferan kita bisa saja kita tidak dapat dan dikembalikan kepada pusat atau bisa saja membebani APBD kita,” ujar Penjabat Bupati.

Untuk itu, Limi menegaskan sekiranya kegiatan atau program sudah bisa jalan maka jalankan sesuai dengan aturan yang ada, tidak boleh kita santai sebab ini sudah memasuki triwulan kedua.

“Praktisnya kita lakukan kegiatan dan program tinggal 5 bulan kedepan. Saya khawatir ketika waktunya sudah mepet dan cepat – cepat dibuat akhirnya kegiatan tidak maksimal. Kalopun selesai tidak maksimal pekerjaannya,” imbuhnya.

“Alhamdulillah teman – teman OPD kemarin sebelum rapat pada hari ini. Lainnya saya sudah evaluasi dan rata – rata kegiatannya sangat maksimal,” tandas Limi.

Limi pun berharap, akhir bulan ini semua kegiatan terutama fisik dapat tuntas pada triwulan ke dua ini, terlebih kontraknya sudah bisa selesai akhir bulan ini.

“Jangan nanti akhir tahun, lalu bergerak. Itu bisa berdampak tidak baik jika waktunya sudah mepet,” pintahnya. (Yono).

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.