Pimpin Apel Korpri, Bupati Sirajudin: Libur Boleh, Pelayanan Publik Jangan Sampai Kosong

oleh -32 Dilihat
Foto Sirajudin Lasena Pimpin Apel,ASN Diminta Tetap Siaga Selama Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

Detotabuan.com, Boltara — Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, menegaskan bahwa pelayanan publik harus tetap berjalan meski memasuki masa libur panjang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel Korpri yang dirangkaikan dengan apel bersama, Selasa (17/03/2026), di Auditorium Pohohimbunga, Kantor Bupati Boltara, Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang.

Apel ini diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat, terutama selama periode libur dan cuti bersama.

“Libur boleh, tapi pelayanan publik jangan sampai kosong,” tegasnya.

Baca Juga :  Hampir 100 Persen Warga Terlindungi, Bolsel Sabet UHC Award 2026

Ia menjelaskan, masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah dimulai pada Rabu, 18 Maret 2026, dan aktivitas pemerintahan akan kembali normal pada 25 Maret 2026.

Menurutnya, momentum libur panjang dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi bersama keluarga serta memulihkan energi, sehingga ASN dapat kembali bekerja dengan semangat baru usai libur.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setelah cuti bersama berakhir, seluruh ASN wajib kembali menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

Selain pelayanan publik, aspek keamanan kantor juga menjadi perhatian serius. Bupati meminta ASN memastikan kondisi lingkungan kerja tetap aman sebelum meninggalkan kantor.

“Di hari terakhir kerja, pastikan lingkungan kantor aman. Lakukan pemeriksaan dan sterilisasi ruangan sebelum ditinggalkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Usai Dikritik Warga, Pihak SPBU Pertamina Kuala Utara Gerak Cepat Bersihkan Debu

Ia juga menekankan pentingnya pengaturan sistem piket atau shift, khususnya bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan tidak boleh kosong. Harus tetap berjalan. Atur piket atau shift supaya masyarakat tetap terlayani,” pesannya.

Menutup arahannya, Sirajudin mengimbau ASN agar merayakan Idul Fitri secara sederhana dan mengutamakan keselamatan, terutama bagi yang akan melakukan perjalanan mudik.

“Yang akan pulang kampung, hati-hati di jalan. Sampaikan salam dari pemerintah untuk keluarga di rumah,” ucapnya.

Apel ditutup dengan menyanyikan Mars Korpri. Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk kembali mengikuti apel perdana usai libur pada 25 Maret 2026.

“Tanggal 25 Maret kita kembali di tempat ini untuk apel dan melanjutkan tugas sebagai pelayan publik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.