Adu Otak, Peserta Seleksi Panwascam Bolmong Tes Sistem CAT dan Wawancara

0
147

BOLMONG,DETOTABUAN.COM Tahapan seleksi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus berlangsung.

Kali ini berbeda dengan sistem tes di tahun-tahun sebelumnya, Jumat, (13/12/2019), para peserta mengikuti tes online sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan di Gedung Laboratorium SMPN 1 Lolak.

Dari sedikitnya 147 bakal calon Pawascam yang memasukan berkas, mengikuti tes sistem CAT yang telah dibagi kelompok yakni delapan kelompok masing-masing 20 peserta perkelompok untuk tujuh kelompok, dan tujuh peserta untuk kelompok ke delapan, sesuai teknis yang dibagi oleh kelompok kerja (Pokja) dibawa koordinir Ketua Pokja Erni Mokoginta.

Sesuai jadwal, pelaksanaan CAT 13-17 Desember. “Iya, pelaksanaan tes system CAT sementara berlangsung, namun untuk satu kelompok dengan jumlah 20 orang pada tes CAT hari pertama telah mengalami masalah jaringan se Indonesia, jadi kita sendirikan waktu lagi hari ini untuk mengikuti tes kembali bersama dengan sisa kelompok lainnya. Sementara hari pertama hanya diikuti 77 peserta karena tiga diantaranya tidak hadir,” ucap Mokoginta.

Tahapan tes selanjutnya, dilanjutkan Sabtu, (14/12/2019) dengan tes wawancara yang dijadwalkan 14-17 Desember, oleh tiga Komisioner Bawaslu Bolmong masing-masing Erni Y.  Mokoginta, Pangkerego, dan Jerry S. Mokoolang. Untuk mekanismenya setiap peserta melakukan cabut undi nomor secara bergilir untuk mengikuti tes wawancara.

Menurut Ketua Bawaslu Bolmong Pangkerego, taget peserta yang nanti diwawancara hari ini, yakni 50 peserta. “Kita benar-benar transparan dan selektif dalam penilaian tes wawancara ini. Terutama terkait pengetahuan tentang kepengawasan pemilu,” katanya.

Di tempat yang sama Jerry S. Mokoolang menyampaikan bahwa seluruh peserta yang ikut harus mempersiapkan mental untuk dipakai nanti pada pengawasan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut) 2020. “Harus memberi diri dan punya integritas seperti yang diperlukan Bawaslu. Harapannya, jika nanti terpilih semua bisa belajar untuk menjaga integritas dan kualitas sebagai pengawas pesta demokrasi di Pilgub 2020 mendatang,” harapnya. (Ind)