Aleg Bolmong Sesalkan Sikap Arogan Pejabat Kotamobagu

0
1737

DETOTABUAN, KOTAMOBAGU- Senin, 11 Mei 2020, grup Whatsup dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 45 detik. Dimana dalam visual video terlihat seorang anggota legislatif Bolmong (FT) sedang beradu mulut dengan salah seorang pejabat teras Pemkot Kotamobagu (BG) disebuah minimarket dekat Hotel Tita.

Video tersebut ada hampir disemua grup whatsup. Belum diketahui dari mana dan siapa yang menyebarkan video tersebut.

Saat dikonfirmasi, Aleg Bolmong dari dapil Lolayan ini membenarkan jika memang benar dirinya adalah salah satu orang yang ada dalam video tersebut.

Menurut keterangan FT, kejadian tersebut berawal saat dirinya hendak mencari minuman soda yang rencananya akan dibagikan kepada masyarakat, dikarenakan sudah menjelang idul fitri.

“Saya bermaksud mencari minuman soda, kebetulan di toko tersebut harganya termasuk murah, saya bertransaksi dengan pemilik toko, dan kebetulan di lokasi yang sama memang sebelumnya sudah ada tim gugus pemkot Kotamobagu, yang sedang melakukan penertiban, ” Jelas FT

Lanjut FT, karena waktu batas buka toko sudah selesai, tim gugus mengingatkan agar pemilik toko segera menutup tokonya dan mereka pun pamit. FT pun membalasnya dengan mempersilakan.

“Mereka menyuruh toko tutup, dan pamit pergi, yang lain tetap tinggal, mendengar ada yang hendak pamit, sayapun mempersilahkan. Dan ternyata ada yang tersinggung, hingga adu mulut tidak terhindarkan. Hingga sudah bicara prosedur, dan saya pun sampai menanyakan ketegasan tim gugus yang lenggah dengan pengawasan status pasien paska rapid test yang masih tetap buka praktek, hingga hasil swab keluar positif korona, baru ditutup,. Ternyata mereka tidak bisa menjawab, malahan membentak saya,. Padahal terus terang, ada 5 masyarakat saya yang melakukan check up di tempat praktek dokter yang dinyatakan positif korona” Terang FT

Lebih lanjut FT menjelaskan, jika dirinya pada saat itu juga memang sudah hendak pulang, karena barang yang dipesan nanti akan diambil keesokan harinya.

“Saya juga, mendengar perintah, bukan tidak. Saat pemilik toko bilang belum bisa diambil, saya katakan, besok saja,. Namum salah satu pejabat terus membentak hingga menyuruh agar di video,” Ungkap FT

FT pun menyesalkan sikap arogansi yang di pertontonkan oknum pejabat pemkot Kotamobagu tersebut.

“Saya sangat kecewa melihat ada pejabat yang arogan seperti itu. Padahal walikotanya saya kenal baik, saya tau siapa beliau. Tapi kenapa pejabatnya seperti ini, ” Sesal FT

Hingga berita ini dipublis, oknum pejabat BG belum berhasil dihubungi.