Berdebu, Pengerjaan Proyek Jalan Bunia Dikeluhkan

oleh -1089 Dilihat
oleh

Detotabuan.com,BOLMUT – Proses pengerjaan proyek jalan di Desa Bunia, kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utar (Bolmut),mulai dikeluhkan warga.

Pasalnya, pekerjaan jalan trans Sulawesi tersebut berdebu lantaran tak kunjung di siram, warga sekitarnya pun kini diselimuti debu.

Kondisi ini juga membuat beberapa masyarakat yang memiliki usaha dagang terpaksa tutup. Tidak hanya itu, debu jalan ini juga menyebabkan beberapa warga menderita penyakit flu.

Iwan lLakuneng warga setempat, mengaku hampir setiap harinya warga yang terkena dampak proyek pelebaran jalan selalu diselimuti oleh debu arus lalu lintas.

“Setiap hari kami harus menerima keberadaan lingkungan yang tidak sehat, karena tidak adanya perhatian perusahaan pemenang tender untuk melakukan penyiraman, dimomplks jembatan sahange,”kata iwan,selasa (07/05/24)

Baca Juga :  Satu-Satunya Koperasi Pertambangan yang Miliki IUP OP di Bolmong, Aktivitas KUD Perintis Legal dan Resmi

Dirinya  menambahkan, munculnya debu, semenjak adanya perkerjaan proyek tersebut aktivitas pencahariaan 75 % lumpuh karena pengunjung enggan berkunjung.

“Dari sebelum puasa kami berhenti menjual karena memang full abu. Waktu puasa pun pelanggan tidak mau buka puas (bukber) di sini dengan alasan full abu,” tambahnya.

Situasi debu saat ini sangat merugikan kami selaku masyarakat dan penjual.

“Untuk itu, pihak terkait agar melakukan penyiraman disepanjang jalan yang berdebu, agar masyarakat tetap nyaman,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Mase Paputungan, dirinya bersama keluarganya merasa terganggu dengan adanya debu yang beterbangan akibat jalan ini kadang di siram.Menurutnya sebelum adanya proyek itu, tidak ada debu yang beterbangan.

Baca Juga :  BERKAH Realisasikan Janji Kampanye, 6000 Petani dan 1500 Nelayan di Bolsel Masuk Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dirinya  menambahkan, munculnya debu saat mobil melintasi di jalan ini juga membuat warga setempat menjadi resah. Masyarakat takut diserang oleh penyakit ganguan pernapasan (Ispa).

“Debu ini kan berbahaya terhadap pernapasan, apalagi sekarang musim yang tidak menentu, kadang hujan kadang panas,”ujarnya.

Kami jadi tidak nyaman melewati jalan ini, baik siang maupun malam

“Selain gangguan kesehatan seperti pernafasan, akibat debu tersebut perabot rumah yang berada disekitar pelaksanaan proyek juga lebih cepat kotor,” pungkasnya.

(Ipul)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.