Pemkab Boltara dan Yayasan Internusa Salurkan Bantuan Nutrisi bagi Keluarga Berisiko Stunting

oleh -21 Dilihat
oleh

Detotabuan.com,Boltara – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) bersama Yayasan Internusa Miyata Pandhega menyalurkan bantuan nutrisi kepada keluarga berisiko stunting di Desa Tuntung Timur, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting di Boltara.

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Boltara, perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, serta Yayasan Internusa Miyata Pandhega (IMP) Jakarta yang turut berkontribusi dalam penyaluran bantuan 100 Paket nutrisi kepada 50 penerima manfaat.

Mewakili Bupati Boltara, Asisten III Abdul Nazarudin Maloho menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada BKKBN Provinsi Gorontalo serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap keluarga berisiko stunting di Boltara. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan serta keberpihakan terhadap masa depan generasi muda.

Baca Juga :  Pelatihan 140 Relawan Penanggulangan Bencana Akan Diusulkan di APBD P

“Pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat berbagai intervensi, mulai dari pelayanan kesehatan, program keluarga berencana, edukasi gizi, hingga peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Semua ini diarahkan agar keluarga berisiko stunting mendapat pendampingan yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengakui tantangan di lapangan masih cukup besar, terutama dalam pemenuhan gizi, perbaikan lingkungan, dan penanganan rumah tidak layak huni. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Boltara tetap berupaya menjalankan program pembangunan rumah layak huni meski dengan keterbatasan anggaran daerah.

Pada kesempatan itu, Abdul Nazarudin juga berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan nutrisi dengan sebaik-baiknya demi kesehatan keluarga dan masa depan anak-anak. Ia berharap kerja sama yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut melalui program pendampingan dan inovasi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Asripan Nani Resmi Jabat Sekda Bolmut Definitif  

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Ir. Diano Tino Tandaju, menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi yang cukup, khususnya bagi anak-anak, sebagai fondasi utama dalam membangun generasi emas Indonesia. Menurutnya, kesehatan dan asupan gizi yang baik sangat berpengaruh terhadap pola pikir dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Kita sedang menyiapkan pondasi menuju Indonesia Emas. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan,” katanya. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan donasi penuh dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang membutuhkan.

Kepala Dinas PPKBPPPA Boltara, Yani Lasama, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam melindungi dan mempercepat pemulihan keluarga berisiko stunting.

Baca Juga :  Hadiri HUT ke-4 Kecamatan Helumo, Ini Pesan Bupati

Ia menyebutkan, penyaluran bantuan telah mengacu pada data hasil pendampingan Tim Pendamping Keluarga dan mekanisme resmi percepatan penurunan stunting.

“Bantuan ini tidak boleh berhenti pada pemberian paket semata. Bantuan harus mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, kepatuhan terhadap pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas lingkungan keluarga,” jelasnya.

Yani juga menegaskan bahwa kemampuan fiskal daerah memiliki keterbatasan, sehingga penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Oleh karena itu, pihaknya terus membuka ruang kerja sama dengan dunia usaha, lembaga sosial, organisasi keagamaan, perguruan tinggi, serta pihak swasta lainnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.