Merasa Tak Dihargai, Abdul Latief Moha Balik Arah Dukung BERKAH

0
106

BOLSEL,DETOTABUAN.COM – Sejumlah elit Politik dari Kubu Riston Mokoagow – Selviah Van Gobel (RISKI) mulai balik arah mendukung pasangan Iskandar Kamaru – Deddy Abdul Hamid (BERKAH).

Salah satunya adalah tokoh Golkar Bolsel yang tak lain adalah adik kandung Alm. Kudji Moha yakni Abdul Latief Moha atau akrab disapa Om Atif.

Dukungan ini disampaikan Atif Moha, saat kampanye terbatas pasangan BERKAH, di Desa Tulondadu 1, Senin (09/11/2020) tadi.

“Semua orang tau saya sebelumnya mendukung pasangan RISKI, namun kenapa hari ini saya ada di BERKAH,” kata dia mengawali sambutan.

Beberapa alasan yang ia ungkap, diantaranya karena merasa tidak dihargai di tim RISKI.

“Yang pertama saya sudah tidak merasa nyaman, yang kedua sudah tidak ada kesesuaian lagi saya disana, maka jalan terbaik, adalah memilih tempat dimana saya dihargai bukan dibutuhkan, karena kalau cuma dibutuhkan jadinya saya tidak dihargai seperti sebelumnya, tapi ketika saya dihargai maka seperti hari ini,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Atif mengajak seluruh keluarganya, sahabat dan handai toulan yang ada di Bolsel, untuk bersama sama memenangkan pasangan Iskandar-Deddy.

“Mari kita rapatkan barisan, untuk memenangkan pasangan Iskandar – Deddy 9 Desember mendatang,” pungkasnya yang disambut uplous oleh masyarakat yang hadir.

Sementara itu, Calon Bupati Nomor Urut 1, Haji Iskandar Kamaru, menyambut baik bergabungnya Abdul Latief Moha.

Kamaru mengatakan mulai banyaknya pendukung lawan yang bergabung, dikarenakan dirinya dan Calon Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid tidak pernah menghujat apalagi menyinggung tim yang berseberangan.

“Perbedaan bukan awal perpecahan, walaupun berbeda kami tetap berteman dan bersahabat dari dulu, sudah berapa kali kami dipisahkan oleh beda pilihan, tapi dengan tanpa menghujat dan tidak saling menjatuhkan, akhirnya sahabat di lawan kami kembali bergabung,” ujarnya.

“Intinya kami yang ada ini, ingin membangun daerah dan mensejaterahkan masyarakat Kabupaten Bolsel, karna kepemimpinan adalah ibadah,” tambah Kamaru.

(*/Tio)