Butuh Ratusan Pegawai, Bolmong Dipastikan Kembali Rekrut CPNS

0
166
Ilustrasi

BOLMONG,DETOTABUAN.COM Sinyal perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019, yang baru diumumkan oleh pemerintah pusat, disambut Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Seperti tahun sebelumnya, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten (BKPP) Bolmong, tengah bersiap melakukan perekrutan kembali calon abdi negara.

Tak hanya itu, tenaga honorer yang telah lama mengabdi di daerah, dibuka kesempatan juga untuk menaikkan tingkat kesejahteraannya dengan beralih status.

Kepala BKPP Bolmong Umarudin Ambah, membenarkan hal tersebut. Bahkan kata dia, seleksi CPNS tahun 2019 ditambah dengan penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) ini awal dimulai bulan Oktober 2019 ini.

“Dalam Rakornas Kepegawaian tahun 2019 yang saya hadiri, rencana peaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS 2019 akan dimulai pada bulan Oktober,” katanya, Senin (30/9).

Menurutnya, rencananya dimulai dengan pengumuman formasi atas kuota yang diberikan pemerintah pusat. Kemudian, dilanjutkan dengan dibukanya pendaftaran bagi para pencari kerja yang berminat menjadi pelayan masyarakat, di bulan berikutnya.

Sayangnya, perekrutan ini tak akan cukup diselesaikan tahun ini. Ada masa hening selama sebulan sebelum ke tahapan berikutnya yang dipastikan berlanjut di awal tahun berikutnya.

“Pengumuman seleksi bulan Oktober, pendaftaran mulai November, dan pengumuman hasil seleksi administrasi di Desember 2019,” kata mantan Camat Dumoga Tenggara ini.

Selanjutnya, Ambah mengungkapkan, masa sanggah itu ada di bulan Januari 2020. “Nah, di bulan Februari, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan diumumkan hasilnya pada bulan Maret 2020,” ucapnya.

Lanjut dia, untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilakukan si bulan Maret 2020 dan hasilnya diumumkan pada April 2020. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bolmong masih membutuhkan ratusan pegawai untuk menutupi pengawai yang memasuki masa pensiun dan lainnya.

“Sebelumnya kami telah melakukan analisis jabatan agar diketahui berapa kekurangan pegawai kita.  Setidaknya kita masih membutuhkan sekitar 469 pegawai, dan datanya telah dikirim ke Kemenpan-RB,” ucapnya.

Untuk jadwal resminya, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Kemenpan-RB. “Itu hasil rakornas. Tapi kami masih menunggu juknisnya, kita nantikan saja juknisnya,” ujarnya.

Lanjut Amba, Pemkab Bolmong masih membutuhkan tenaga ahli. “Pemkab Bolmong sendiri masih membutuhkan tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis seperti tenaga ahli donor darah, tenaga lingkungan dan pertambangan masih sangat kurang,” aku dia.  (Ind)