BPOM Manado Musnahkan Ribuan Obat Komix Hasil Pengawasan Terpadu, Wali Kota Ingatkan Pemilik Toko ; Jika Kedapatan Masih Menjual, Izinnya Kami Cabut

0
57

KOTAMOBAGU,DETOTABUAN.COM– Wali Kota Kotamobagu Hj. Ir Tatong Bara Hadiri kegiatan acara Pemusnahan Barang Temuan Produk Obat Hasil Pengawasan Terpadu oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manado.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Balai Besar POM Manado, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (13/12/2022) tadi.

Dalam arahannya, Wali Kota Tatong mengucapkan apresiasi setingginya kepada Balai Besar POM Manado yang mengawasi dengan intens seluruh produk baik itu kosmetik, makanan, obat-obatan di Kotamobagu.

“Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada BPOM Manado, karena telah melakukan pengawasan dengan intens terhadap produk-produk baik itu kosmetik, makanan dan obat-obatan,” ucapnya.

Tatong menjelaskan, produk obatan seperti Komix ini merupakan temuan dari BPOM yang didapat dari 4 toko yang ada di Kotamobagu.

“Obat ini legal, namun dijual ditempat yang tidak seharusnya, harusnya yang menjual ini adalah apotik bukan toko makanan ataupun toko bahan pangan,”

“Hal ini sangat mengejutkan bagi saya, ekarena fek dari komix ini menyeluruh, kita harus punya tanggung jawab termasuk pertokoan hari ini dengan tulus menyerahkan barang temuan untuk dimusnahkan,” tuturnya.

Lebih lanjut Tatong mengingatkan kepada pedagang, bahwa harus ada rasa tanggung jawab untuk menjual barang yang tidak seharusnya di jual di tempat bahan pangan maupun toko makanan.

“Obat komix ini sudah disalahgunakan dan efeknya meresahkan di tengah masyarakat, oleh sebab itu saudaraku pedagang, mohon agar ada rasa tanggung jawab untuk menjual barang seperti ini, pertama tempatnya tidak sesuai kedua efek dari obat ini sangat kita rasakan,” jelasnya.

Tatong menegaskan, bahwa pedagang yang tidak memiliki izin penjualan obat, agar tidak sering disalahgunakan.

“Tadi mereka sudah menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan penjualan barang seperti ini, apabila ditemukan penjualan barang maka pemerintah tidak akan segan-segan mencabut izin usahanya, ini merupakan langkah konkrit kita untuk menertibkan saya tekan lagi jika ditemukan maka saya akan tutup izin usahanya,” tegasnya.

“Ini peringatan terakhir, sosialisasi kita bahwa mari kita disiplin semua investasi kita di kotamobagu dilindungi tetapi ketika di langgar seperti ini maka menurut Ibu Balai BPOM UUD Kesehatan mengamanatkan apabila ada pelanggaran saya tutup izinnya,” bebernya.

Pemkot meminta dukungan dan kerjasamanya dari semua elemen yang ada untuk bersama-sama menindak lanjuti kasus seperti ini.

“Saya minta dukungan kepada kepolisian dan juga Kodim, kejaksaan, pengadilan manakala kita temukan lagi hal yang seperti ini maka pemerintah menindak tegas tentang perizinannya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Balai Besar POM Manado, Dra Hariani, Apt dalam laporannya mengatakan, bahwa ini acara pemusnahan barang produk obat.

“Ini merupakan tugas kami dari BPOM Manado kita melakukan pengawasan rutin dan insentif, salah satunya temuan ini kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dan hari ini yang akan kita musnahkan ada 6.561 sachet yang berhasil kita sita dari sejumlah toko yang ada di wilayah Kotamobagu,” Ucap Hariani

Dia menjelaskan bahwa temuan ini didapati bukan berasal dari Toko obat melainkan toko bahan pangan dan makanan.

“Izin usaha yang mereka peroleh adalah izin usaha bahan pangan dan makanan, obat komix ini legal karena ada izin dari BPOM, akan tetapi saran tempat menjualnya yang tidak sesuai dan inilah yang menjadi masalah,”jelasnya.

Menurutnya, jika mengacu kepada UUD kesehatan ini melanggar aturan. “Berdasarkan hal ini kita sudah komunikasi dengan berbagai pihak, namun kita putuskan untuk tidak melanjutkan ke ranah hukum, sebetulnya jika mengacu kepada UUD kesehatan ini sudah melanggar aturan, namun saya berharap dengan hadirnya Wali Kota, Forkopimda Dan Pimpinan SKPD ini bisa memberikan dampak yang positif untuk kita, kita berharap ke depan keempat toko ini sudah tidak menjual lagi,” jelasnya

Atas nama Balai Besar BPOM, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah daerah atas dukungan yang dilakukan.

“Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang terus mendukung kami dalam giat pengawasan makanan dan obat-obatan,” pungkasnya

Diketahui turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Sofyan Mokoginta, Forkopimda Kotamobagu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kotamobagu, Jajaran BPOM Manado.

(Ludin)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.