Kasus DBD di Kotamobagu Alami Peningkatan, Ini Imbauan Dinas Kesehatan

0
36
Kepala Bidang Kesmas dan P2P Dinkes Kotamobagu Lindawati Hasan, S. Farm

KOTAMOBAGU,DETOTABUAN.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu mencatat, terdapat 112 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kotamobagu.

Hal ini meningkat dari tahun sebelumnya (2021) yang hanya terdapat 68 kasus.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan melalui Kabid Kesmas P2P Linda Wati Hasan, S. Farm mengimbau kepada masyarakat Kotamobagu menjaga kebersihan, dan tidak hanya bergantung kepada Fogging dalam mengatasi kasus DBD.

Linda menuturkan, Fogging hanya memutus rantai penularan DBD dengan melemahkan nyamuk dewasa bukan untuk membunuh jentik nyamuk.

“Maka Kita harus melihat tempat-tempat yang biasanya menjadi perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk, seperti di toilet, di selah rumah, kemudian di setiap genangan air yang ada di halaman rumah,” terangnya.

Meski demikian, Dinkes juga tak tinggal diam, untuk penanganan kasus ini, tim gabungan Dinkes dan puskesmas turun langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

“Kalau ada kasus DBD, tim puskemas turun menyelidiki epidemologi jentik nyamuk,” jelasnya.

Tak hanya itu, tim puskesmas juga langsung melakukan pembersihan di lingkungan terdampak.

Selain itu, Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas kesehatan, mengeluarkan surat nomor 003/setda kk/415a/VIII/ 2022 terkait imbauan yang ditujukan kepada camat, sangadi, lurah se- Kota kotamobagu agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar.

“Terlebih  khususnya di tempat perkembangbiakan nyamuk seperti, toilet, di selah rumah,  kemudian di setiap genangan air yang berada di lingkungan rumah,” tutupnya.

(Ludin Van Gobel)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.