Dinkes Kotamobagu dinilai Tidak Mampu Atasi Peredaran Komix

0
1848
Bungkusan Komix yang di Konsumsi Kalangan pelajar di Taman Gelora ambang Kotamobagu

KOTAMOBAGU,DETOTABUAN.COM-Peredaran obat batuk jenis Komix sekarang bukan lagi digunakan sebagai penghilang batuk. Bagi kalangan remaja di Kotamobagu, Komix digunakan sebagai media yang bisa membuat mereka mabuk. Dari berbagai kasus yang ditangani Tim Maleo Polres Bolmong yang sering melakukan pengamanan, kebanyakan remaja yang diamankan bukan mabuk karena miniman keras. Namun dikarenakan oleh reaksi obat batuk Komix yang mengandung Dekstrometorfan, dan dikonsumsi secara berlebihan.

Masyarakat Kotamobagu pun menilai jika Selain pengawasan orang tua yang minim, Dinas Kesehatan Kotamobagu jugalah yang paling bertanggung jawab terhadap peredaran obat batuk Komix yang menurut mereka bisa merusak generasi.

“Kami menilai, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu telah memamerkan ketidakmampuan mereka dalam memantau peredaran komix, saat ini Komix beredar bebas di Kotamobagu. padahal sudah ada surat edaran dari BPOM sejak tahun 2013 mengenai 130 jenis obat yang mengandung Dekstrometorfan” Ujar Pensiunan Tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya , Minggu (28/02)

Hal senada juga keluar dari beberapa Anggota Polres Bolmong, menurut mereka Jika Dinas Kesehatan tidak mampu untuk melakukan pengamanan peredaran, Dinkes bisa minta Bantuan Polres Bolmong untuk menindak para pedagang yang masih menjual barang tersebut dengan seenaknya.

“Dinkes bisa minta bantuan ke pihak polres Bolmong untuk mengamakan barang dagangan yang melanggar, dan pihak kepolisian pasti akan sangat mengsuport. Bisa juga menggelar operasi bersama” Ujar Wan, Anggota Tim Maleo Polres Bolmong. (Oct)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.