PMI Sulut : Kasus DBD Tombolikat Harus jadi Perhatian Pejabat Bupati

0
374

BOLTIM,DETOTABUAN.COM – Enam Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menimpa warga Desa Tombolikat, dalam waktu sepekan terakhir, rupanya turut menjadi perhatian Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara (Sulut).

Melalui Wakil Ketua PMI Bidang Penanggulangan Bencana, M Firasat Mokodompit, SE. Dirinya mengimbau, kiranya Pemerintah setempat khususnya Pejabat Bupati Boltim, Rudi Mokoginta, untuk segera melakukan koordinasi dengan semua pihak, untuk mencegah terjadinya penyebaran.

“Ini harus menjadi perhatian Pemkab dan Pejabat Bupati, apapun alasannya DBD telah memakan ‘korban’ rakyat Boltim, Pejabat Bupati harus segera melakukan koordinasi dengan semua pihak, untuk mencegah terjadinya penyebaran,” ujar Firasat, belum lama ini.

Sementara kepada warga yang telah terindikasi DBD, Firasat mengimbau untuk segera dibawa ke Puskesmas terdekat kalau perlu dilakukan rawat inap. “Kami jajaran PMI Sulut dan Pemkab Boltim sudah melakukan koordinasi tuk ambil langkah proaktif dengan melakukan koordinasi dengan Dinkes setempat dan jika perlu ke Provinsi, kita harus segera lakukan fogging untuk pencegahan,” tukasnya.

Diketahui, Hingga Rabu (3/2/2016) kemarin, terdapat 19 kasus DBD di Kabupaten Boltim. Sebelas kasus di antaranya terjadi di Desa Tombolikat. Padahal, pekan lalu, jumlah kasus DBD di daerah tersebut baru 13 kasus.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Penganggulangan Penyakit, Aviv Sangki, mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan fogging di 80 Desa di Boltim, sejak Selasa (2/2) lalu.

“Kami terus bekerja dan berupaya agar kasus ini (DBD) tidak meningkat, sebenarnya fogging akan dilakukan bersama Dinkes Sulut dan BTKL Manado, namun karena mereka masih menangani kasus DBD di Manado, jadi kami langsung action, dengan mengerahkan tujuh alat pengasapan, termasuk penaburan Abate dan Kaporit,” ujarnya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga telah mengerahkan armada MMC (Mobile Medical Center) untuk melakukan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis. sert sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya melakukan gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) melalui gerakan 3M.

(Win/Tio)