SBM Kunjungi Para Tokoh Berpengaruh di Passi Timur

0
430
SBM dan tim pemenangan saat mengunjungi kediaman Keluarga Wilson Mangamis.
BOLMONG,DETOTABUAN.COM – Calon Bupati Bolmong Hi Salihi B Mokodongan, terus melakukan kunjungan ke para tokoh-tokoh berpengaruh di wilayah Passi Timur, terkait pencalonannya di Pilkada Bolmong 2017.
Selain kerumah salah satu pengusaha bernama Wilson Mangamis di Desa Popo, beberapa mantan sangadi yang pernah menjabat selama puluhan tahun juga dikunjungi sebelum menghadiri kampanye dialogis di Desa Sinsingon Induk dan Desa Insil.
Kunjungan Cabup nomor urut 2 yang diusung oleh 3 partai politik (Demokrat, Golkar, Gerindra) itu, tampak disambut baik, mereka mengaku siap memenangkan pasangan SBM-JiTu pada 15 Februari 2017.
“Banyak issu-issu yang berkembang, kata mereka pak Salihi tidak membangun selama kepemimpinannya 5 tahun, ternyata itu tidak benar, Pak Salihi orang baik, kepemimpinan beliau harus dilanjutkan,” ujar Else Piring, mantan sangadi Dinsingon Bersatu selama 20 tahun lebih.
Senada disampaikan Suluan Mokoginta, mantan Sangadi Insil Induk. Ia mengaku sempat mendengar issu-issu seperti yang disampaikan Else Piring, namun ia mengaku tak mudah percaya.
“Dalam moment Politik seperti ini, itu (Black Campaign) sudah biasa, tinggal masyarakat yang memilah,” kata dia.
Sementara itu, Salihi B Mokodongan, saat orasi Politiknya pada kampanye dialogis di Dua desa tersebut, memberikan klarifikasi terkait issu yang berkembang di Passi Timur.
“Perlu diketahui, saat saya dilantik sebagai Bupati pada 16 Juli 2011 lalu, pertama kali yang saya pikirkan adalah bagaimana membangun jalan di Passi Timur karena saya menang 70 persen di kecamatan ini. Alhamdullilah, saat ini masyarakat sudah bisa merasakan langsung pembangunan akses jalan mulai dari Popo hingga Insil,” ujar Salihi.
Kedepan kata Salihi, jika masih dipercaya oleh masyarakat Bolmong, dirinya akan melanjutkan pembangunan akses jalan ke Gunung Ambang serta pelebaran jalan yang ada saat ini, yang sebelumnya telah ia perjuangkan ke pemerintah pusat, sebelum massa jabatannya berakhir 16 Juli 2016 lalu. (*)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.