Ternyata Ini Penyebab 18 Peserta Latihan Kerja Dinsosnaker Tak Diterima di Hotel Sutanraja

0
381
20 Peserta Pelatihan di Dinsosnakertrans

KOTAMOBAGU,DETOTABUAN.COM – Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kotamobagu membeber, ternyata salah satu penyebab tidak diterimanya 18 dari 20 peserta latihan kerja ketrampilan di Hotel Sutanraja, karena terkendala soal penguasaan bahasa asing.

“Memang salah satu syarat untuk bekerja di Hotel Sutanraja, adalah harus menguasai bahasa asing (bahasa Inggris.red), apalagi hotel itu, sudah standart bintang empat,” ujar Kadinsosnaker Haris Podomi, SH Minggu (7/2/2016) kemarin, saat memberikan klarifikasi soal adanya tudingan miring diinstansi yang ia pimpin.

Menurut Podomi, awalnya memang pihaknya pernah berjanji untuk merekomendasikan 20 peserta latihan kerja di Hotel milik D.L Sitorus itu. Namun, saat dilakukan tes oleh pihak hotel, hanya dua peserta yang lolos.

“Kami juga sudah berupaya agar mereka bekerja disitu, namun kembali lagi kepada aturan managemen hotel, tidak bisa dipaksakan, pemerintah hanya sebatas memfasilitasi,” jelas Podomi.

Podomi berharap, para peserta latihan kerja tidak berkecil hati, apalagi di Kotamobagu terdapat banyak hotel.

“Kan maksud dilakukan pelatihan, agar mereka memiliki keahlian di bidang itu (Perhotelan.red), tak mesti bekerja di Sutanraja, mereka bisa melamar di Hotel lain, yang tidak mengharuskan karyawannya menguasai bahasa asing,” tukasnya.

Diketahui, sebelumnya 18 orang warga Kotamobagu yang mengikuti pelatihan dan ketrampilan kerja di Dinsosnaker pada pertengahan tahun 2015 lalu, mengaku dibohongi. Dinsosnaker dituding tak menepati janji untuk mempekerjakan mereka di Hotel Sutanraja. Usut punya usut ternyata karena kebijakan pihak Hotel yang mengharuskan calon karyawan menguasai bahasa asing.

(Tio)