Sudah Diamankan Polisi, Ini Kronologi dan Identitas Pelaku Pembacokan Belasan Warga dan 3 Ekor Sapi di Bolmong dan Kotamobagu

0
1415

KOTAMOBAGU,DETOTABUAN.COM –Personel Polres Kotamobagu mengamankan seorang pria pelaku penganiayaan/pembacokan secara membabi buta terhadap 12 orang warga dan juga 3 ekor ternak sapi, yang terjadi di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Kotamobagu, Rabu (22/6/2022) sore tadi.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, pelaku berinisial IM alias Ichat (24) warga Desa Lolayan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

“Pelaku menganiaya para korban dengan menggunakan parang, pertama kali terjadi di Desa Lolayan, sekitar pukul 16:30 WITA, dengan korban bernama Abdul Halim Damapolii (49), warga Passi Timur, Bolmong,” tutur Kabid Humas.

Korban saat itu, sedang turun dari sepeda motor kemudian langsung dibacok oleh pelaku di bagian kepala, setelah itu pelaku menghentikan sepeda motor yang dikendarai warga, lalu membawa kabur kendaraan tersebut ke arah Kotamobagu.

“Saat di lampu merah Matali, Kotamobagu, sekitar pukul 17:00 WITA, pelaku kembali membacok pembonceng sepeda motor bernama Ceisya Apriani Dodo. Kemudian pelaku melarikan diri ke arah Pobundayan, Kotamobagu,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Aksi brutal pelaku rupanya tak berhenti sampai di situ. Saat melintas sepanjang jalan Pobundayan, pelaku kembali membacok beberapa warga masyarakat yang berada di pinggir jalan dengan parang.

Pelaku lalu dikejar polisi bersama warga, hingga ke arah perbatasan Pobundayan dan Tabang.

“Saat dikejar, pelaku masuk ke lahan penampungan sapi lalu membacok tiga ekor sapi milik warga. Setelah itu pelaku beserta barang bukti parang akhirnya berhasil diamankan polisi. Pelaku kemudian dilarikan ke RSUD Pobundayan Kotamobagu karena juga mengalami luka robek di bagian punggung,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menuturkan, 12 orang korban dirawat di RSUD Pobundayan akibat mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel Polres Kotamobagu melakukan pengamanan di RSUD Pobundayan dan juga di rumah pelaku,” tuturnya.

Menurut Abast, dari keterangan Sangadi (kepala desa) Lolayan, pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Namun untuk mengetahui kepastian kondisi kejiwaan pelaku, masih menunggu pemeriksaan pihak medis,” tambahnya.

Kabid Humas mengimbau warga masyarakat khususnya para keluarga korban, untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi atas kejadian tersebut.

“Warga diimbau tetap tenang dan mempercayakan penanganan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

(Tals)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.