Tak Lagi Senin, Apel ASN Bolsel Digelar Rabu Imbas Skema Kerja Fleksibel

oleh -33 Dilihat
oleh

Detotabuan.com,BOLSEL – Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali menggelar Apel Kerja Mingguan Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (14/12/2026).

Apel kali ini terasa berbeda karena tidak lagi dilaksanakan pada hari Senin seperti biasanya, melainkan digeser ke hari Rabu menyusul penerapan kebijakan Flexible Work Arrangement (FWA) yang mulai berlaku awal pekan ini.

Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum, Wahyudin Kadullah, SIP, MM mewakili Bupati Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt, M.si saat memimpin Apel.

Apel yang berlangsung di Lapangan Apel Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, itu diikuti oleh ASN dari berbagai perangkat daerah.

Mereka tetap hadir dengan penuh semangat meski pola kerja kini lebih fleksibel, khususnya pada hari Senin dan Selasa yang telah ditetapkan sebagai hari kerja dengan skema FWA.

Arahan Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, SPt, MSi, dalam apel tersebut disampaikan oleh Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum, Wahyudin Kadullah, SIP, MM.

Baca Juga :  Didukung Pemuda Muhammadiyah Sulut, Olly: Pertahankan Terus Semangat Fastabiqul Khairat

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dari pimpinan daerah kepada seluruh ASN yang tetap menunjukkan komitmen tinggi terhadap kedisiplinan dan tanggung jawab kerja.

“Pak Bupati Iskandar dan Pak Wakil Bupati Deddy memberikan penghargaan kepada seluruh ASN yang tetap menjaga kedisiplinan, hadir mengikuti apel, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab meskipun saat ini pola kerja lebih fleksibel,” ujar Wahyudin di hadapan peserta apel.

Menurutnya, penerapan FWA bukan berarti mengendurkan disiplin atau menurunkan standar kinerja. Justru sebaliknya, kebijakan ini diharapkan menjadi pemicu bagi ASN untuk bekerja lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil.

Ia menegaskan bahwa esensi utama dari FWA adalah penyesuaian sistem kerja terhadap perkembangan zaman, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, integritas dan rasa tanggung jawab tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Baca Juga :  Pemkab Bolsel Peringati HUT ke-55 Provinsi Sulut

“Fleksibilitas kerja bukan berarti menurunkan kinerja. Ini adalah dorongan agar kita semua bisa bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan tetap fokus pada output yang nyata,” tegasnya.

Wahyudin yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan ini juga mengingatkan agar kebijakan FWA tidak disalahartikan sebagai ruang untuk bermalas-malasan.

Ia meminta seluruh ASN memanfaatkan skema kerja fleksibel tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan publik.

“Melalui pelaksanaan FWA, seluruh jajaran ASN diharapkan mampu memanfaatkan sistem ini untuk bekerja lebih produktif, bukan justru menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan,” pungkas pria yang akrab disapa Yoex itu.

(Tio)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.