Pemerintah Kecamatan dan Desa Diminta Terus Mengejar Target PBB-P2

0
17
Rio Lombone

BOLMONG,DETOTABUAN.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) meminta agar Pemerintah Kecamatan dan Desa, untuk dapat mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan/Perkotaan (PBB-P2).

Kepala BKD Bolmong Rio Lombone mengatakan, untuk saat ini, realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan/Perkotaan (PBB-P2) yang berhasil dihimpun oleh Pemkab Bolmong, dari 15 Kecamatan per tanggal 7 September baru menyentuh angka 52,1 persen atau Rp2,002 miliar. Hal ini belum sesuai dengan target yang ada, pada APBD tahun 2020 ini sebesar Rp 3,8 Milyar.

Jika dipersentasan kata Rio, sekitar 52,1 persen. Ini sudah maksimal, apalagi mengingat saat ini ada pandemi Covid-19. Untuk itu, disisa tiga bulan ini kedepan Rio berharap kepada Pemerintah Kecamatan dan desa untuk dapat mengejar PBB-P2, untuk penuhi target yang ditetapkan dalam APBD tahun 2020 sebesar Rp3,8 miliar tersebut.

“Kecamatan yang sudah 100 persen capaiannya yakni Kecamatan Dumoga Tengah dengan realisasi 100 persen atau Rp162 juta. Sementara, untuk kecamatan dengan realisasi paling rendah adalah Lolak dengan realisasi baru menyentuh angka 13,7 persen atau Rp96 juta dari target yang dipatok mencapai Rp705 juta,” ungkap Rio.

Diketahui, dalam penetapan APBD tahun anggaran 2020, total target PBB-P2 yang ditetapkan mencapai Rp3.874.545.968 dari total 76.809 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang disebar.

Dari 15 kecamatan se Bolmong, Kecamatan Lolak memiliki wajib pajak terbanyak yang menyentuh angka 12.260 SPPT. Sementara, kecamatan dengan jumlah wajib pajak terendah adalah Kecamatan Dumoga Tengah yang hanya 2.662 SPPT. (Ind)