Tinjau Dampak Banjir di Krangkeng, Camat Minta Warga Tetap Waspada

0
10
Sejumlah wilayah di kecamatan Krangkeng terendam banjir, Camat lakukan peninjauan. (Foto : Yanto/detotabuan.com)

DETOTABUAN.COM,INDRAMAYU — Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, mengakibatkan beberapa wilayah di Kecamatan Krangkeng diterjang banjir. Dari kebanyakan area yang terendam, lahan persawahan menjadi wilayah yang hampir keseluruhannya terdampak.

Camat Krangkeng Suminta telah melaporkan kondisi ini kepada Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar. Suminta menyampaikan, selain area persawahan yang terendam banjir, beberapa area sekolah juga tergenang banjir. Akibatnya Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Krangkeng sudah dua hari diliburkan.

Camat Krangkeng Suminta terjun melihat langsung sejumlah tempat terdampak banjir seperti lahan persawahan hingga sekolah. Dalam kunjungannya dirinya meminta warga tetap waspada terutama terkait konsleting listrik dan datangnya penyakit seperti gatal-gatal dan lainnya.

Selain itu, beberapa wilayah sekitar Kecamatan Krangkeng yang mengalami banjir akibat curah hujan tinggi yaitu di area persawahan Desa Jambe, kecamatan Kertasemaya. Area pesawahan yang terdampak banjir tersebut rata-rata sudah ditanami padi kurang lebih satu minggu.

Ketika mengunjungi lahan persawahan yang terendam, Suminta melakukan sosialisasi agar petani tetap waspada adanya curah hujan yang tinggi, termasuk telah melakukan pendataan terkait seberapa besar dampak yang telah merugikan petani yang sebagian besar mulai melaksanakan masa tanam padi musim penghujan.

“Kita lakukan sosialiasi agar para petani tetap waspada dan kita melakukan pendataan juga apakah ada kerugian yang dialami untuk kemudian diupayakan,” katanya saat dikonfimasi, Rabu (25/1/2023).

Dengan menggenangnya banjir di wilayah-wilayah tersebut kemungkinan akan berdampak pada matinya tanaman padi. Adapun upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemcam Krangkeng antara lain pengurasan irigasi dalam wilayah Kecamatan Krangkeng yang kurang normal bersama Kuwu dan masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Krangkeng juga sedang melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait dengan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan di wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon.

(Yanto)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.