Ujian Nasional SD di Bolmong Mulai Dilaksanakan

0
42
Siswa Laksanakan UN.(Foto: Istimewa).

BOLMONG, DETOTABUAN.COM – Sebanyak 3.645 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), mulai melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS).

“Ujian Sekolah jenjang SD yang diikuti sebanyak 3.645 siswa mulai minggu ini kita telah laksanakan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bolaang Mongondow, Renti Mokoginta, S.Pd MAP, Jumat, (20/05/2022).

Dia mengungkapkan, siswa yang mengikuti UAS tingkat sekolah dasar berasal dari 224 sekolah yang terdiri dari 205 sekolah negeri dan 19 sekolah swasta. Ujian sekolah dimulai Selasa – Senin, 17 – 23 Mei 2022.

Adapun untuk UAS Tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena dalam penyusunan naskah soal melibatkan unsur KKG dari Dinas Pendidikan dan Guru-guru dari Kemenag Bolaang Mongondow. Mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Agama, Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), Muatan Lokal dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Pada hari pertama ujian sekolah, Dinas Pendidikan telah melakukan pemantauan di sejumlah sekolah dasar dan semuanya berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Untuk soal UAS yang diujikan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena kita melibatkan guru-guru dari dinas pendidikan dan Kemenag. In Shaa Alloh saja, siswa yang mengikuti ujian ini mendapat nilai yang memuaskan, sesuai harapan,” kata Renti.

Sementara itu, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Dinas Pendidikan akan menerapkan sistem zonasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan diatur melalui peraturan Bupati dan Surat Edaran Kepala Dinas sesuai Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan serta Peraturan Sekertaris Jenderal Nomor 6998/A5/HK.01.04/2022.

“Ini dilakukan sebagai upaya pemerataan kualitas pendidikan dan penyebaran siswa. Selain itu, juga agar tidak terjadi penumpukan siswa di salah satu sekolah karena dinilai unggulan. Dan itu Perbupkan,” ujar Renti.

Dia juga menambahkan, untuk tahun ajaran baru nanti, pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Bolmong sudah akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen.

¬†“Tahun ajaran baru 2022/2023 kita akan menerapkan PTM 100 persen,” tutup Renti. (Yono).

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.